Langsung ke konten utama

Postingan

Keutamaan Sholat Berjamaah

7 Keutamaan Sholat Berjama’ah dan Hukumnya Yang dimaksud dengan sholat berjamaah adalah sholat bersama yang sekurang-kurangnya terdiri dari dua orang yaitu seorang imam dan makmum, dimana seorang makmum harus mengikuti perbuatan imam dan tidak boleh mendahului setiap gerakannya. Allah SWT berfirman : وَإِذَا كُنْتَ فِيهِمْ فَأَقَمْتَ لَهُمُ الصَّلَاةَ فَلْتَقُمْ طَائِفَةٌ مِنْهُمْ مَعَكَ وَلْيَأْخُذُوا أَسْلِحَتَهُمْ فَإِذَا سَجَدُوا فَلْيَكُونُوا مِنْ وَرَائِكُمْ وَلْتَأْتِ طَائِفَةٌ أُخْرَى لَمْ يُصَلُّوا فَلْيُصَلُّوا مَعَكَ وَلْيَأْخُذُوا حِذْرَهُمْ وَأَسْلِحَتَهُمْ وَدَّ الَّذِينَ كَفَرُوا لَوْ تَغْفُلُونَ عَنْ أَسْلِحَتِكُمْ وَأَمْتِعَتِكُمْ فَيَمِيلُونَ عَلَيْكُمْ مَيْلَةً وَاحِدَةً وَلَا جُنَاحَ عَلَيْكُمْ إِنْ كَانَ بِكُمْ أَذًى مِنْ مَطَرٍ أَوْ كُنْتُمْ مَرْضَى أَنْ تَضَعُوا أَسْلِحَتَكُمْ وَخُذُوا حِذْرَكُمْ إِنَّ اللَّهَ أَعَدَّ لِلْكَافِرِينَ عَذَابًا مُهِينًا Artinya “Dan apabila kamu berada di tengah-tengah mereka (sahabatmu) lalu kamu hendak ...
Postingan terbaru

BULAN RAJAB DAN AMALANNYA

Ketika memasuki bulan Rajab, ada doa khusus yang biasa diucapkan oleh umat Islam. Yaitu, Allaahumma baariklanaa fii Rajaba wa Sya’baana Wa Ballighnaa Ramadhana. Yang artinya: “Ya Allah, berkahilah kami di bulan Rajab dan Sya’ban ini, dan sampaikanlah umur kami bertemu Ramadhan.” Salah satu keutamaan bulan Rajab adalah pahala yang akan diberikan untuk orang yang melakukan puasa di bulan ini. Amalan-amalan yang bisa dilakukan ketika memasuki bulan Rajab, di antaranya: Pertama : Rasulullah SAW bersabda: “Bulan Rajab adalah bulan permohonan pengampunan bagi ummatku, maka hendaknya mereka memperbanyak istighfar di dalamnya.” Yakni: Astaghfirullâha Wa Atuubu Ilaihi “Aku mohon ampun kepada Allah dan bertaubat kepada-Nya” Kedua : Dalam suatu riwayat disebutkan, “Bagi yang tidak mampu berpuasa agar memperoleh pahala puasa di bulan Rajab, maka hendaknya setiap hari ia membaca tasbih berikut 100 kali: Subhanal Ilâhil Jalîl, Subhâna Man Lâ Yanbaghit Tasbîhu Illâ Lahu, Subhânal A’...

KISAH NYATA : JAHANNAM 300 KM

 JAHANNAM SETELAH 300 KM Aku mengenal seorang pemuda yang dulu termasuk orang-orang yang lalai dari mengingat Allah. Dulu dia bersama dengan teman-teman yang buruk sepanjang masa mudanya. Pemuda itu meriwayatkan kisahnya sendiri: “Demi Allah, yang tidak ada sesembahan yang haq selain Dia, aku dulu keluar dari kota Riyadh bersama dengan teman-temanku, dan tidak ada satu niat dalam diriku untuk melakukan satu ketaatanpun untuk Allah, apakah untuk shalat atau yang lain.” “Alkisah, kami sekelompok pemuda pergi menuju kota Dammam, ketika kami melewati papan penunjuk jalan, maka teman-teman membacanya “Dammam, 300 KM”, maka aku katakan kepada mereka aku melihat papan itu bertuliskan “Jahannam, 300 KM”. Merekapun duduk dan menertawakan ucapanku. Aku bersumpah kepada mereka atas hal itu, akan tetapi mereka tidak percaya. Maka merekapun membiarkan dan mendustakanku. Berlalulah waktu tersebut dalam canda tawa, sementara aku menjadi bingung dengan papan yang telah kubaca...

Apa Itu Pohon Zaqqum

APA ITU POHON ZAQQUM?? TANYA: Apa itu pohon zaqqum? Saya dengar, ini makanan ahli neraka. Apakah pohon ini ada di dunia? JAWAB: Bismillah was shalatu was salamu ‘ala Rasulillah, wa ba’du, Pohon zaqqum, beberapa kali disebutkan dalam al-Quran. Berikut ayat yang menyinggung pohon zaqqum, PERTAMA Firman Allah Ta'ala di surat as-Shaffat, أَذَلِكَ خَيْرٌ نُزُلًا أَمْ شَجَرَةُ الزَّقُّومِ . إِنَّا جَعَلْنَاهَا فِتْنَةً لِلظَّالِمِينَ (Makanan surga) itukah hidangan yang lebih baik ataukah pohon zaqqum. Sesungguhnya Kami menjadikan pohon zaqqum itu sebagai fitnah (ujian) bagi orang-orang yang zalim Allah juga menyebutkan, pohon ini tumbuh dari dasar neraka. Pohon itu sangat jelek. Sebagai makanan orang kafir. Allah berfirman di lanjutan ayat, إِنَّهَا شَجَرَةٌ تَخْرُجُ فِي أَصْلِ الْجَحِيمِ . طَلْعُهَا كَأَنَّهُ رُءُوسُ الشَّيَاطِينِ . فَإِنَّهُمْ لَآَكِلُونَ مِنْهَا فَمَالِئُونَ مِنْهَا الْبُطُونَ Sesungguhnya pohon itu adalah sebatang pohon yang ke luar dari...

Masikah engkau Ingin meninggalkan Shalat

PERINCIAN HUKUM MENINGGALKAN SHOLAT FARDHU PARA ULAMA SEPAKAT MENINGGALKAN SHOLAT FARDHU TERMASUK DOSA BESAR YANG LEBIH BESAR DARI DOSA BESAR LAINNYA Ibnu Qayyim Al Jauziyah –rahimahullah– mengatakan, ”Kaum muslimin bersepakat bahwa meninggalkan shalat lima waktu dengan sengaja adalah dosa besar yang paling besar dan dosanya lebih besar dari dosa membunuh, merampas harta orang lain, berzina, mencuri, dan minum minuman keras. Orang yang meninggalkannya akan mendapat hukuman dan kemurkaan Allah serta mendapatkan kehinaan di dunia dan akhirat.” (Ash Sholah, hal. 7) Adz Dzahabi –rahimahullah– juga mengatakan, “Orang yang mengakhirkan shalat hingga keluar waktunya termasuk pelaku dosa besar. Dan yang meninggalkan shalat secara keseluruhan -yaitu satu shalat saja- dianggap seperti orang yang berzina dan mencuri. Karena meninggalkan shalat atau luput darinya termasuk dosa besar. Oleh karena itu, orang yang meninggalkannya sampai berkali-kali termasuk pelaku dosa besar sampai dia bert...

KEUTAMAAN MENJAWAB ADZAN

Keutamaan Menjawab Adzan yang Mungkin Tidak Anda Sadari Bismillah was shalatu was salamu ‘ala Rasulillah, wa ba’du, Menjawab adzan, ternyata bukan amal yang nilainya ringan. Sekalipun hanya mengucapkan seperti yang diucapkan muadzin, namun islam menghargainya sebagai amal besar. Ada banyak sekali keutamaan amalan sederhana ini, berikut diantaranya, [1] Menjadi saksi kebaikan Dari Abu Said al-Khudri Radhiyallahu ‘anhu, Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, لاَ يَسْمَعُ مَدَى صَوْتِ الْمُؤَذِّنِ جِنٌّ وَلاَ إِنْسٌ وَلاَ شَىْءٌ إِلاَّ شَهِدَ لَهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ “Tidaklah suara azan yang keras dari yang mengumandangkan azan didengar oleh jin, manusia, segala sesuatu yang mendegarnya melainkan itu semua akan menjadi saksi pada hari kiamat.” (HR. Bukhari 609). Hadis ini menunjukkan keutamaan orang yang mengumandangkan adzan. Dan sekaligus mereka yang mendengar adzan dijadikan Allah sebagai saksi kebaikannya. [2] Menjawab adzan karena dorongan keyakinan hati, ak...

UJIAN AKHIRAT

KISI-KISI BAB 1 : ALAM KUBUR 1. Siapa Tuhanmu ? 2. Apa Agamamu ? 3. Siapa Nabimu ? BAB 2 : HARI KIAMAT 1. Usiamu, kau habiskan untuk apa ? 2. Untuk apa kau pergunakan masa mudamu ? 3. Hartamu, darimana kau dapat ? Dan untuk apa kau belanjakan ? 4. Apa yang sudah kau amalkan dengan ilmu yang telah kau peroleh ?  Siapkanlah jawaban untuk setiap pertanyaan, Dan pastikan jawaban Anda benar ... PERHATIAN PENTING !! "Pada hari ini Kami tutup mulut mereka, dan berkatalah kepada Kami tangan mereka dan memberi kesaksian kaki mereka terhadap apa yang dahulu mereka kerjakan." [Qs. Yasin : 65] Ujian kali ini tanpa pengulangan. Jawaban untuk masing-masing soal berdasarkan amalan dan bukan hafalan. Peserta ujian yang lulus, akan ditempatkan di surga. Dan bagi yang gugur ada dua kemungkinan : Bila ketidaklulusan disebabkan dosa syirik, (dimana pelakunya mati sebelum bertaubat), maka ia kekal di dalam neraka. Bila ia bert...